Petani Tanam Ganja gara-gara Pandemi, 1 Kg Dijual Hampir Rp20 Juta

  • Home
  • Info
  • Petani Tanam Ganja gara-gara Pandemi, 1 Kg Dijual Hampir Rp20 Juta

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

VIVA   –  Selama tiga dekade, seorang petani bernama Duli Ali menanam kentang buat menafkahi keluarganya, tetapi kritis ekonomi yang melanda negaranya, Lebanon, telah menaikkan beban produksi dan memaksanya untuk menukar tanaman dengan ganja.

“Ini tidak karena (saya) cinta ganja. Tapi lebih ke gampang daripada tanaman lainnya, serta memungkinkan Anda untuk tumbuh dengan bermartabat, ” logat pria 57 tahun tersebut di wilayah Baalbek timur, jantung industri ganja dalam Lebanon, seperti dikutip dari situs Deutsche Welle , Jumat, 23 April 2021.

Baca: Pedagang Mungil Akan Dikasih Rp20 Juta, Syaratnya Gampang Banget

Ketika nilai mata kekayaan Pound Lebanon jatuh dalam pasar gelap, maka kehormatan bahan bakar impor, baka, pupuk dan pestisida dengan dihargai dalam Dollar GANDAR meroket. Semakin banyak petani kecil, yang juga sebelum krisis sudah dalam pengganggu, memutuskan untuk beralih buat menanam ganja.

“Dengan pertanian, kami selalu merugi, ” kata Duli Ali, yang meminta buat menggunakan nama samaran sebab masalah keamanan. Setelah kira-kira dekade diabaikan oleh pemerintah, banyak rekan Abu Ali yang meminjam uang dibanding bank atau lintah tanah dan harus menjual negeri atau properti untuk membayar utang mereka.